Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan kebocoran anggaran yang dinilai menghambat pembangunan nasional. Hal itu disampaikan dalam sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur.
Prabowo menyebut pemerintah terus memperkuat pengelolaan sumber daya negara, termasuk menertibkan sektor perkebunan dan pertambangan yang tidak sesuai aturan. Ia mencontohkan upaya pemerintah yang telah mengambil kembali jutaan hektare lahan sawit ilegal serta menutup ratusan tambang tanpa izin.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bersih dan transparan agar potensi penerimaan negara tidak hilang akibat praktik penyimpangan. Prabowo juga menekankan bahwa pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menjadi kunci utama dalam menjaga kekayaan negara dan mempercepat pembangunan nasional.