Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin di Jakarta bergerak menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.655 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.675 per dolar AS.
Penguatan rupiah ini menunjukkan tren positif awal pekan di tengah pergerakan pasar valuta asing yang relatif stabil. Faktor penguatan rupiah antara lain didorong oleh aliran modal asing yang masuk ke pasar domestik serta sentimen positif terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Analis pasar memperkirakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan jika tren inflasi domestik tetap terkendali dan likuiditas pasar mendukung. Namun, tekanan dari dolar AS atau faktor eksternal global dapat menahan laju penguatan rupiah dalam jangka pendek.
Investor dan pelaku pasar disarankan memantau perkembangan nilai tukar rupiah hari ini sebagai acuan untuk transaksi perdagangan dan strategi lindung nilai.
Dikutip dari antaranews.com