Cilacap– Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektoral serta meningkatkan kualitas keselamatan transportasi di wilayah Kabupaten Cilacap, Jasa Raharja Wangon menyelenggarakan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Cilacap, Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, serta UPPD Cilacap. Kegiatan yang dilaksanakan di Astana Coffee and Eatery ini menjadi wadah strategis dalam menyatukan persepsi, data, serta langkah kebijakan antarinstansi guna menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan berkeselamatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 April 2026 yang bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dan terintegrasi dalam penanganan titik rawan kecelakaan, optimalisasi program keselamatan transportasi, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Forum ini membahas secara komprehensif berbagai isu strategis yang berkaitan dengan dinamika lalu lintas di wilayah Kabupaten Cilacap, khususnya pada periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Dalam diskusi tersebut, masing-masing instansi menyampaikan data, analisis, serta evaluasi terhadap lokasi-lokasi rawan kecelakaan, termasuk faktor penyebab dominan yang melatarbelakangi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efektif.
Selain itu, forum juga mengulas secara rinci rencana pelaksanaan program Keselamatan Transportasi (Kenstrans) yang akan dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan. Program ini mencakup berbagai kegiatan preventif, antara lain peningkatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, pemasangan dan perbaikan rambu serta marka jalan, pelaksanaan edukasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga kampanye keselamatan di titik-titik strategis yang memiliki potensi risiko tinggi.
Tindak lanjut terhadap penanganan titik rawan kecelakaan menjadi salah satu fokus utama dalam forum ini. Para peserta sepakat untuk meningkatkan intensitas koordinasi dalam pelaksanaan survei lapangan, percepatan penanganan infrastruktur jalan yang berpotensi membahayakan, serta penguatan edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam menekan angka kecelakaan serta mengurangi tingkat fatalitas korban.
Dalam forum tersebut juga dibahas optimalisasi pemanfaatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra strategis dalam mendukung program keselamatan dan pelayanan publik. BUMDes dinilai memiliki peran potensial dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung program Samsat serta menjadi sarana efektif dalam penyebarluasan informasi terkait keselamatan berlalu lintas hingga ke tingkat desa.
Pelaksanaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini mencerminkan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi yang solid dan berkelanjutan. Sinergi antarinstansi menjadi faktor kunci dalam mewujudkan sistem transportasi yang tidak hanya tertib dan lancar, tetapi juga aman bagi seluruh pengguna jalan.
Melalui forum ini, Jasa Raharja Wangon bersama seluruh stakeholder menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi, memperkuat peran masing-masing institusi, serta mengimplementasikan langkah-langkah strategis secara konsisten dan berkelanjutan. Diharapkan, upaya kolektif ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan serta menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Cilacap.