Tim bulu tangkis putra Indonesia harus menerima hasil mengecewakan setelah tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026. Kepastian itu didapat usai Indonesia kalah 1-4 dari Prancis pada laga penentuan Grup D yang berlangsung di Horsens, Denmark.
Hasil tersebut menjadi catatan kelam bagi Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dengan koleksi 14 gelar juara. Untuk pertama kalinya sejak keikutsertaan perdana, Indonesia gagal melaju ke fase gugur.
Sebelumnya, Indonesia sempat tampil meyakinkan dengan meraih kemenangan atas Aljazair dan Thailand. Namun, kekalahan dari Prancis membuat posisi Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen akhir Grup D, kalah selisih hasil dari Thailand dan Prancis yang lolos ke babak berikutnya.
Dalam laga krusial tersebut, Indonesia gagal mengamankan poin di empat partai awal. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, serta sektor ganda tidak mampu membendung perlawanan wakil Prancis.
Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri di partai terakhir. Namun hasil tersebut tidak cukup untuk mengubah nasib tim.
Kegagalan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi bulu tangkis nasional, mengingat Indonesia selama ini konsisten menembus fase gugur dan menjadi salah satu negara tersukses dalam sejarah ajang beregu putra tersebut.
Dikutip dari antaranews.com