Anggaran APBN 2026: Rp 2.567,9 Triliun Fokus pada Ketahanan Pangan, Pendidikan, dan UMKM

Anggaran APBN 2026: Rp 2.567,9 Triliun Fokus pada Ketahanan Pangan, Pendidikan, dan UMKM

Pemerintah menyiapkan belanja program prioritas APBN 2026 sebesar Rp 2.567,9 triliun, bagian dari total anggaran negara Rp 3.842 triliun, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, program prioritas tersebut meliputi ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, UMKM, pertahanan, dan perumahan.

Beberapa program utama APBN 2026 antara lain:

  • Ketahanan pangan: Alokasi Rp 164,4 triliun untuk pengadaan beras Bulog dan stabilisasi pasokan nasional.
  • Subsidi energi: Rp 402,4 triliun untuk menjaga daya beli dan kelangsungan industri.
  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Rp 335 triliun untuk 80 juta anak sekolah pada pertengahan 2026.
  • Pendidikan unggulan: Rp 757,8 triliun untuk infrastruktur dan peningkatan kualitas guru.
  • Kesehatan: Rp 244 triliun untuk layanan kesehatan masyarakat.
  • Pengembangan UMKM dan koperasi: Rp 181,8 triliun untuk akses pembiayaan, digitalisasi, dan pemasaran.
  • Pertahanan: Rp 424 triliun untuk alutsista dan kesiapsiagaan keamanan.
  • Perumahan: Rp 130 triliun, termasuk perpanjangan insentif PPN DTP hingga 2027.

Langkah ini menunjukkan fokus pemerintah melalui APBN 2026 untuk mendorong pembangunan ekonomi inklusif, sosial, dan strategis secara menyeluruh.

Sumber liputan6.com