Gema Bangsa Kutuk Agresi Militer dan Eskalasi Perang di Timur Tengah

Gema Bangsa Kutuk Agresi Militer dan Eskalasi Perang di Timur Tengah

Dewan Pimpinan Pusat Partai Gema Bangsa Partai Gema Bangsa mengecam keras setiap agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah. Ketua DPP Bidang Luar Negeri, Ary Oskandar, menyatakan bahwa penggunaan kekuatan di luar prinsip hukum internasional merupakan arogansi kekuasaan yang mengancam perdamaian dunia dan keselamatan umat manusia.

Partai Gema Bangsa menegaskan lima sikap tegas:

  1. Mengutuk agresi militer sepihak yang memperluas konflik dan menimbulkan korban sipil.
  2. Mendesak penghentian seluruh operasi militer yang dapat memicu perang kawasan lebih luas.
  3. Menuntut komunitas internasional menghentikan praktik standar ganda dalam penegakan hukum internasional.
  4. Meminta pemerintah Indonesia mengambil diplomasi aktif yang berani, bukan sekadar simbolik.
  5. Menuntut perlindungan WNI dan langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi nasional dari dampak konflik global, termasuk gejolak harga energi, inflasi, dan tekanan nilai tukar.

Ary Oskandar menekankan bahwa eskalasi konflik internasional langsung berdampak pada stabilitas rupiah, daya beli rakyat, dan beban subsidi energi, sehingga Indonesia harus berpihak pada perdamaian, hukum internasional, dan kepentingan nasional, tanpa tunduk pada tekanan kekuatan global.

Dikutip dari antaranews.com