Kotabaru – Upaya peningkatan keselamatan transportasi terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui Penanggung Jawab Samsat Kotabaru, Apriyanto, bersama Polres Kotabaru dan sejumlah instansi terkait menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di Polres Kotabaru, Sabtu (21/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menurunkan tingkat fatalitas korban di Kabupaten Kotabaru, melalui penguatan kolaborasi lintas sektor dan implementasi program keselamatan yang terarah dan berkelanjutan.
Forum yang digelar bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Disdikbud Kabupaten Kotabaru tersebut membahas secara mendalam titik-titik rawan kecelakaan. Selain itu, peserta mengidentifikasi peluang kolaborasi program keselamatan transportasi yang dapat diterapkan secara terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan lintas sektor.
Melalui analisa dan diskusi bersama, FKLL menghasilkan sejumlah rumusan program pencegahan kecelakaan, mencakup rekayasa lalu lintas, penguatan edukasi keselamatan berkendara, serta peningkatan koordinasi antarinstansi dalam penanganan permasalahan lalu lintas. Hasil forum ini diharapkan menjadi dasar implementasi program keselamatan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Penanggung Jawab Samsat Kotabaru, Apriyanto, menegaskan bahwa FKLL merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menekan angka kecelakaan. Melalui forum ini, kita menyatukan data, perspektif, dan langkah konkret agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkap Apriyanto.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Ia menilai FKLL menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan. “Kami mendukung penuh langkah kolaboratif seperti ini. Dengan sinergi yang kuat, upaya menekan fatalitas kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dapat diwujudkan secara nyata,” ungkap Abdillah.