Keajaiban Konstruksi Borobudur: Upaya Pelestarian Chattra dan Warisan Budaya Indonesia

Keajaiban Konstruksi Borobudur: Upaya Pelestarian Chattra dan Warisan Budaya Indonesia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut Candi Borobudur sebagai ‘Piramida Indonesia’, merujuk pada kekuatan konstruksi yang mirip dengan Piramida Giza meski Borobudur baru berusia sekitar 1.200 tahun. Ketangguhan candi ini membuktikan kemampuan teknik konstruksi pada masa lalu, yang tetap kokoh hingga saat ini.

Fadli Zon menekankan bahwa presisi konstruksi tidak hanya ditemukan di Piramida Giza, namun juga terlihat pada Candi Borobudur. Pengalaman kunjungannya ke situs bersejarah Mesir, termasuk Abu Simbel yang harus dipindahkan oleh UNESCO untuk menyelamatkannya dari ancaman tenggelam, menunjukkan pentingnya pemeliharaan warisan budaya.

Di Borobudur, elemen seperti Chattra pernah dilepas dan direkonstruksi oleh Theodore van Erp pada era kolonial Belanda. Saat ini, Chattra digantikan dengan batang besi penangkal petir, sehingga upaya pemulihan elemen asli menjadi penting agar candi dapat tampil utuh secara sejarah, estetika, dan spiritual.

Pelestarian Candi Borobudur membutuhkan pendekatan multidisiplin untuk menjaga nilai sejarah dan keagungan arsitektur yang membuatnya layak disebut Piramida Indonesia.

Dikutip dari RRI.co.id