Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencairkan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp95,3 triliun pada Januari 2026, atau setara 13,8 persen dari pagu APBN 2026 sebesar Rp693 triliun. Realisasi ini sedikit meningkat 0,6 persen dibanding Januari 2025 yang mencapai Rp94,7 triliun.
Penyaluran TKD Januari meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) Rp62,8 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Rp29,9 triliun, dan Dana Bagi Hasil (DBH) Rp2,7 triliun. Pencairan dipercepat untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, dengan relaksasi tanpa syarat salur di tiga provinsi. Tambahan alokasi TKD senilai Rp10,65 triliun untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan dicairkan bertahap mulai pekan depan.
Selain TKD, belanja pemerintah pusat (BPP) Januari 2026 terealisasi Rp131,9 triliun, tumbuh 53,3 persen YoY. Komponen belanja kementerian/lembaga tercatat Rp55,8 triliun (128,9 persen YoY), sementara belanja non-K/L mencapai Rp76,1 triliun (23,4 persen YoY). Pendapatan negara tercatat Rp172,7 triliun, sehingga APBN Januari 2026 mencatat defisit Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap PDB.
Realisasi ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga arus keuangan daerah tetap lancar, mendukung penanganan bencana, serta memastikan implementasi APBN awal tahun berjalan efektif.
Dikutip dari antaranews.com