Karanganyar –Dalam rangka memastikan kesiapan armada angkutan umum serta meningkatkan keselamatan transportasi menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H / Lebaran 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar dan Jasa Raharja Karanganyar melaksanakan kegiatan rampcheck atau inspeksi keselamatan kendaraan angkutan jalan pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di garasi PT Arista Union dan Jasindo Trans Kabupaten Karanganyar dengan tujuan memastikan seluruh armada bus yang akan melayani masyarakat pada periode Angkutan Lebaran Tahun 2026 berada dalam kondisi laik jalan serta memenuhi standar keselamatan operasional.
Rampcheck yang dilaksanakan oleh tim gabungan ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya pada masa mudik Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan tingginya penggunaan transportasi umum. Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama stakeholder terkait memastikan bahwa perusahaan otobus telah mempersiapkan armadanya secara optimal baik dari sisi teknis kendaraan maupun kelengkapan administrasi operasional.
Dalam pelaksanaan rampcheck tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai komponen kendaraan yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan perjalanan. Pemeriksaan meliputi sistem pengereman, kondisi dan tekanan ban, lampu penerangan, wiper, kelengkapan alat keselamatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan palu pemecah kaca, hingga pengecekan kelengkapan dokumen kendaraan seperti bukti uji berkala kendaraan bermotor (KIR) serta perizinan operasional angkutan umum. Selain itu, petugas dari Jasa Raharja juga melakukan penempelan stiker Practical Guidance pada armada bus sebagai media edukasi keselamatan bagi pengemudi dan awak kendaraan.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada pihak perusahaan otobus agar senantiasa menjaga kondisi armada dalam keadaan prima sebelum dioperasikan. Perusahaan angkutan juga diingatkan untuk memperhatikan kesiapan para pengemudi, termasuk memastikan kondisi kesehatan, kebugaran fisik, serta kecukupan waktu istirahat bagi pengemudi guna menghindari potensi kelelahan yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Jasa Raharja Cabang Sukoharjo menyampaikan bahwa kegiatan rampcheck merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang periode Angkutan Lebaran yang biasanya diikuti dengan lonjakan jumlah penumpang dan intensitas perjalanan kendaraan angkutan umum.
“Melalui kegiatan rampcheck ini diharapkan seluruh armada angkutan umum yang beroperasi selama periode mudik Lebaran benar-benar memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.
PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo turut berperan aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan keselamatan berlalu lintas. Selain turut serta dalam pemeriksaan kendaraan, Jasa Raharja juga memberikan sosialisasi singkat kepada para pengemudi mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas serta peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 33 dan Nomor 34 Tahun 1964.
Melalui sinergi antara BPTD, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja, diharapkan kesiapan armada angkutan umum menjelang Angkutan Lebaran Tahun 2026 dapat semakin optimal. Dengan demikian, potensi risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna transportasi tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi selama periode mudik dan arus balik Lebaran.