Pemerintah Kota Jakarta Utara memperkuat mitigasi menghadapi cuaca ekstrim dan banjir rob di wilayah pesisir, sejalan dengan Instruksi Sekretaris Daerah DKI Jakarta Nomor 98 Tahun 2025. Walikota Jakut, Hendra Hidayat, menegaskan kesiapsiagaan penuh menghadapi hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir, terutama malam hingga dini hari menjelang pergantian tahun.
Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menekankan mitigasi harus dilakukan sejak dini dengan peningkatan kesiapan infrastruktur, layanan sosial, dan kesehatan untuk meminimalisir risiko dan melindungi warga. Kasudin Sumber Daya Air Jakut, Heria Suwandi, menambahkan bahwa langkah pencegahan dan respons cepat dilakukan secara bertahap, termasuk koordinasi dengan Pelindo, KPKP, kawasan wisata Ancol, serta pelabuhan strategis.
Selain itu, Pemkot menyiagakan personel dan pompa mobile mulai 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, dengan fokus di kawasan Marunda, Penjaringan, Koja, Pademangan, pelabuhan, dan Ancol. Berbagai upaya teknis seperti penanggulangan sementara dan pengecoran rembesan tanggul juga diterapkan untuk mengantisipasi potensi banjir rob di wilayah pesisir Jakarta Utara.
Dikutip dari RRI.co.id