Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 31 Desember 2025, dibuka menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya, menembus level Rp16.737 per dolar AS.
Penguatan ini didorong oleh faktor global, termasuk risalah rapat The Fed yang masih membuka peluang penurunan suku bunga pada 2026. Dari sisi domestik, Bank Indonesia diprediksi tetap aktif melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas rupiah hingga akhir perdagangan.
Sementara itu, aktivitas perdagangan di penghujung tahun relatif menurun, sehingga pergerakan rupiah cenderung terbatas. Faktor geopolitik global seperti ketegangan China-Taiwan dan Rusia-Ukraina tetap memengaruhi indeks dolar AS, namun dampaknya terhadap rupiah minor karena minimnya permintaan di pasar.
Dikutip dari antaranews.com