Terdampak Bencana Hidrometeorologi, 98 Ribu Warga Aceh Terima Bantuan Air Bersih

Terdampak Bencana Hidrometeorologi, 98 Ribu Warga Aceh Terima Bantuan Air Bersih
Petugas Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikani air bersih untuk warga korban banjir di Desa Blang Awe, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Kementerian PU mengerahkan enam mobil tangki dengan kapasitas 4.000 liter dan 10 tandon berkapasitas 2.000 liter per tandon untuk membantu kebutuhan air bersih di daerah bencana banjir akibat luapan Sungai Meureudu. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/tom.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh mencatat telah menyalurkan sebanyak 2.582.100 liter air bersih kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor hingga 23 Desember 2025. Bantuan tersebut disalurkan sebagai respons bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Kepala Dinas Perkim Aceh, T Aznal Zahri, mengatakan distribusi air bersih telah menjangkau 98.334 jiwa di berbagai kabupaten dan kota yang mengalami krisis air akibat banjir dan cuaca ekstrem. Penyaluran dilakukan menggunakan 21 unit truk tangki yang disebar di beberapa daerah terdampak.

Selain air bersih, Perkim Aceh juga menyalurkan bantuan sanitasi darurat berupa 42 unit toilet yang dimanfaatkan oleh sekitar 25.100 orang. Fasilitas tersebut terdiri dari toilet portabel, toilet knock down, dan bio septic tank yang ditempatkan di Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Bireuen.

Dalam mendukung logistik kebencanaan, Perkim Aceh turut mengerahkan armada untuk mendistribusikan sembako, tenda, pakaian, tandon air, serta fasilitas MCK ke sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah Aceh menegaskan akan terus hadir dan memastikan penanganan darurat dilakukan secara terkoordinasi hingga kondisi masyarakat pulih sepenuhnya.

Dikutip dari antaranews.com