Williams kembali menunjukkan kebangkitan besar di musim 2025 setelah Carlos Sainz mengamankan posisi ketiga di Grand Prix Qatar. Start dari posisi tujuh, Sainz langsung menunjukkan performa solid dengan memanfaatkan celah di lap pembuka yang membuatnya naik ke posisi lima. Safety car yang keluar akibat insiden Hulkenberg–Gasly dimanfaatkan secara optimal oleh Williams dengan melakukan pitstop cepat dan tepat waktu.
Keputusan tersebut membuat Sainz berhasil menyalip Kimi Antonelli setelah pit dan memperkuat posisinya di barisan depan. Mengingat karakter sirkuit Lusail yang minim peluang overtaking, posisi awal strategis ini sangat membantu Sainz menjaga peluang podium. Sepanjang balapan, ia mempertahankan ritme stabil dan menunjukkan manajemen ban yang efektif.
Pada lap-lap akhir, Lando Norris yang menjalani strategi pitstop berbeda sempat mendekat. Namun terhambat oleh Antonelli, ia gagal menyerang Sainz dalam zona DRS. Sainz pun mengunci podium yang sangat berarti bagi kariernya di tahun pertama bersama Williams.
Podium ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga bukti progres besar Williams. Sainz menjadi pembalap Williams pertama yang meraih dua podium dalam satu musim sejak 2015, dan poin yang diraih memperkokoh posisi Williams di peringkat lima konstruktor—hasil terbaik mereka sejak 2016.
Team Principal James Vowles memuji performa tim sebagai bukti kerja keras dan konsistensi, menyebut podium Qatar sebagai momen istimewa setelah musim sebelumnya Williams tampil buruk di sirkuit yang sama. Sainz pun menegaskan komitmennya untuk terus membawa Williams ke arah yang lebih kompetitif.
Sumber RRI.co.id