PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, mencatat penjualan batu bara sebesar 21,1 juta ton sepanjang semester I 2026. Capaian tersebut didukung produksi batu bara sebesar 19,45 juta ton serta pengelolaan persediaan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan penjualan domestik masih menjadi kontributor utama dengan volume 10,77 juta ton atau sekitar 51 persen dari total penjualan. Sementara itu, penjualan ekspor mencapai 10,33 juta ton atau 49 persen, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu berkat tingginya permintaan dari Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand.
Meski ekspor mengalami pertumbuhan, PTBA menegaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas, terutama untuk mendukung ketahanan energi nasional. Hingga semester I 2026, penjualan kepada Grup PLN tercatat mencapai 7,78 juta ton. Secara keseluruhan, realisasi Domestic Market Obligation (DMO) mencapai sekitar 55 persen dari total produksi, jauh di atas ketentuan minimal pemerintah sebesar 25 persen.
Dari sisi operasional, PTBA berhasil mengangkut 18,15 juta ton batu bara hingga Juni 2026, dengan mayoritas distribusi melalui jalur kereta api yang mencapai 17,47 juta ton. Memasuki semester II 2026, perusahaan berkomitmen memperkuat efisiensi operasional, menjaga pasokan untuk pasar domestik dan ekspor, serta melanjutkan berbagai proyek strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.