Pada pembukaan perdagangan Rabu, 19 November 2025, nilai tukar Rupiah tercatat stagnan di level Rp16.751 per Dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan yang datar ini menunjukkan sentimen pasar yang berhati-hati, menunggu hasil keputusan suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI).
Analis pasar memproyeksikan BI akan mempertahankan suku bunga di 4,75 persen untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah tekanan Dolar AS yang menguat. Ekspektasi ini membuat pergerakan Rupiah cenderung flat di awal perdagangan.
Selain menunggu keputusan BI, pelaku pasar juga memantau data ekonomi global, termasuk laporan tenaga kerja AS yang bisa mempengaruhi kekuatan Dolar. Dengan Rupiah yang stabil, investor menyesuaikan strategi transaksi valuta asing sambil menunggu arah kebijakan moneter selanjutnya.
Dikutip dari antaranews.com