Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan membentuk tim kerja lintas sektor. Langkah ini ditujukan untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran, khususnya pada 42 kabupaten/kota yang menjadi lokasi uji coba.
Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menegaskan pentingnya konsolidasi data antar kementerian dan lembaga dalam satu sistem terintegrasi. Ia mengusulkan agar tim lintas sektor bekerja secara intensif dalam satu lokasi guna mempercepat sinkronisasi dan eksekusi data.
Saat ini, digitalisasi bansos telah mencapai sekitar 80 persen, namun masih menghadapi tantangan pada kualitas dan kelengkapan data. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, Kemensos juga melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam proses pengawasan sejak tahap awal.
Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan akan memantau langsung pelaksanaan program tersebut guna memastikan transformasi digital berjalan efektif.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperbaiki distribusi bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sekaligus membuka peluang integrasi bagi ratusan program bantuan dan subsidi di berbagai kementerian/lembaga.
Dikutip dari antaranews.com