Menbud Dorong Akses Dana Indonesiana Lebih Mudah untuk Pelaku Budaya

Menbud Dorong Akses Dana Indonesiana Lebih Mudah untuk Pelaku Budaya

Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana 2026 mengalami peningkatan, dengan tujuan mempermudah akses digital bagi pelaku seni dan budaya, termasuk komunitas adat yang belum terbiasa dengan sistem digital. Ia menekankan pentingnya penyederhanaan proses, tetap akuntabel dan transparan, namun lebih ramah bagi penerima manfaat.

Fadli Zon juga mendorong agar program ini tidak hanya mencakup seni pertunjukan, tetapi seluruh bidang budaya, termasuk aspek ekonomi dan industri kreatif. Selain itu, ia mengusulkan pengembangan prioritas dari STEM menjadi STEAM untuk mendukung talenta museum, ahli budaya, dan penguatan soft power Indonesia melalui pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama LPDP Sudarto menyebutkan skema soft budget constraint untuk proyeksi pendapatan 2026 agar realisasi dana lebih fleksibel. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menambahkan, pengembangan talenta nasional harus mencakup talent development, retention, serta integrasi melalui beasiswa dan riset yang selaras dengan target pembangunan nasional.

Dikutip dari RRI.co.id