Jakarta — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa menggunakan metode pembakaran. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus terjadi di sejumlah wilayah.
Prasetyo menyebut masyarakat yang membutuhkan alat berat untuk membuka lahan dapat melapor kepada aparat agar mendapat bantuan pemerintah. Ia menegaskan pembukaan lahan dengan cara membakar harus dihindari karena berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
Pemerintah juga akan menggelar rapat terbatas mengenai mitigasi karhutla dengan melibatkan sejumlah ahli. Selain bantuan pembukaan lahan, upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi dengan memasukkan materi pencegahan karhutla ke dalam kurikulum muatan lokal dan pendidikan agama sejak dini.
Di sisi penanganan, pemerintah telah memperkuat dukungan peralatan pemadam. Prasetyo menyebut pemerintah telah memesan pesawat model Beriev serta peralatan pemadaman, sementara sekitar 2.000 unit truk pemadam kebakaran yang dibeli pada tahun sebelumnya dinilai membantu penanganan kebakaran di berbagai daerah.
Langkah tersebut melengkapi penanganan karhutla yang saat ini terus dilakukan pemerintah melalui operasi darat dan udara. Pada 23 September 2026, pemerintah melaporkan masih terdapat 209,78 hektare lahan yang dalam proses pemadaman.