Di Bawah Kepemimpinan Baru BGN, Program MBG Fokus pada Standar Keamanan Pangan

Di Bawah Kepemimpinan Baru BGN, Program MBG Fokus pada Standar Keamanan Pangan

Pemerintah akan memfokuskan peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan standar keamanan pangan, pengawasan yang lebih ketat, serta percepatan respons terhadap laporan dan temuan masyarakat. Langkah ini dilakukan seiring pergantian kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dari Nanik S Deyang kepada Sudaryono sebagai bagian dari penyempurnaan salah satu program prioritas nasional tersebut.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menjelaskan bahwa pemerintah ingin memastikan kualitas layanan MBG terus meningkat agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyediaan bahan baku, proses pengolahan makanan, distribusi, hingga makanan diterima oleh para penerima manfaat.

Menurut Qodari, pemerintah menyadari tingginya harapan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG sehingga pembenahan terus dilakukan agar program semakin andal, cepat tanggap, dan mampu menjawab berbagai persoalan di lapangan. Pemerintah juga menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi terutama dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pergantian pimpinan BGN tidak mengubah komitmen pemerintah untuk menjalankan dan menyempurnakan program MBG secara bertahap. Pemerintah akan terus terbuka terhadap berbagai masukan dan evaluasi dari masyarakat agar pelaksanaan program semakin efektif, tepat sasaran, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.