Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (2/10) pagi. Rupiah berada di level Rp17.947 per dolar AS, naik 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah berlangsung di tengah kondisi mata uang Asia yang bervariasi. Yuan China menguat 0,02 persen, peso Filipina naik 0,19 persen, dan yen Jepang menguat 0,02 persen. Sementara itu, ringgit Malaysia melemah 0,04 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, dan won Korea Selatan terkoreksi 0,16 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong menilai rupiah masih berpotensi mengalami tekanan terhadap dolar AS. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi kenaikan harga minyak mentah dunia serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Lukman menyebut pengerahan kapal induk ketiga oleh AS dan sinyal kemungkinan berlanjutnya serangan udara terhadap Iran turut menjadi perhatian pasar.