Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mengalami kenaikan signifikan pada pertengahan April 2026, terutama untuk jenis solar dan bensin RON 98. Kenaikan ini terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum, termasuk milik PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi global BP.
Di SPBU Pertamina, harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100. Sementara Dexlite melonjak ke Rp23.600 per liter dari Rp14.200, dan Pertamina Dex menjadi Rp23.900 per liter dari Rp14.500. Adapun BBM lain seperti Pertalite dan Pertamax masih berada di level Rp10.000 dan Rp12.300 per liter.
Kenaikan serupa juga terjadi di SPBU BP, khususnya pada produk BP Ultimate Diesel yang naik menjadi Rp25.560 per liter dari sebelumnya Rp14.620. Sementara produk bensin lainnya relatif stabil.
Lonjakan harga ini dipicu dinamika global, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada pasar energi dunia.
Sementara itu, SPBU Shell dan Vivo belum melakukan penyesuaian harga terbaru, meski dilaporkan mulai mengalami keterbatasan stok untuk beberapa jenis BBM. Kondisi ini menunjukkan tekanan global terhadap pasokan dan harga energi yang turut dirasakan di dalam negeri.
Dikutip dari antaranews.com