Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan Sekolah Sepak Bola (SSB) profesional sebagai langkah strategis untuk memajukan sepak bola di daerah. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa setiap kelas di SSB akan menampung 36 siswa, yang akan dibagi sesuai tingkat usia.
Menurut Dedi Mulyadi, meskipun sepak bola Jabar mungkin tertinggal dari provinsi lain, prestasi daerah ini masih bisa bersaing. “Salah satu solusi agar bisa bersaing mudah-mudahan di 2026 ada sekolah untuk sepak bola,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Selain SSB, Pemprov Jabar akan membangun lapangan standar di setiap kecamatan dalam tiga tahun ke depan. Lapangan ini dirancang fungsional, memiliki tempat duduk, namun tidak perlu terlalu mewah. Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan klub sepak bola secara mandiri, tanpa bergantung pada pemerintah daerah.
Ketua DPRD Provinsi Jabar, Buky Wibawa Karya Guna, menyatakan komitmen legislatif mendukung kemajuan sepak bola daerah melalui dukungan infrastruktur dan program pembinaan. Dengan langkah ini, diharapkan sepak bola Jawa Barat bisa lebih maju dan kompetitif dibandingkan provinsi lain.
Dikutip dari RRI.co.id