Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin, 23 Februari 2026, melonjak Rp1.100 menjadi Rp54.250 per gram, mengikuti tren kenaikan harga emas Antam. Perak batangan tersedia dalam ukuran 250 gram, 500 gram, dan butiran murni 99,95%.
Di pasar global, harga perak naik 3,4 persen menjadi USD 87,53 per ounce (waktu Singapura). Kenaikan ini seiring menguatnya harga emas hingga USD 5.180 per ounce, terdorong ketidakpastian kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan pelemahan dolar AS, yang membuat logam mulia lebih murah bagi pembeli internasional.
Harga perak Antam sebelumnya pada 21 Februari 2026 sudah menguat Rp4.000 menjadi Rp53.150 per gram, mengikuti tren perak dunia yang naik 5,8 persen menjadi USD 82,92 per ounce. Analis memperkirakan perak berjangka pada Maret 2026 berpotensi menembus level resistance USD 90 per ounce, dengan support terendah di sekitar USD 63,90.
Sentimen geopolitik, ketegangan pasar global, dan kehati-hatian investor terhadap obligasi serta mata uang negara turut mendukung harga logam mulia dalam jangka menengah, meskipun fluktuasi jangka pendek masih mungkin terjadi.
Dikutip dari liputan6.com