Gunung Ibu Meletus Lagi, Masyarakat Diimbau Gunakan Masker Saat Beraktivitas

Gunung Ibu Meletus Lagi, Masyarakat Diimbau Gunakan Masker Saat Beraktivitas
Seorang warga melihat erupsi Gunung Ibu yang tinggal di bawah kaki gunung di Desa Duono Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu(15/1/2024).Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat hingga saat ini belum ada rencana untuk melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman meskipun beberapa hari terakhir Gunung Ibu terus mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dan BPBD Halmahera Barat telah menyiapkan beberapa lokasi pengungsian jika diperlukan yaitu bagunan gerja dan bagunan balai desa. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

Gunung Ibu kembali mengalami erupsi pada Rabu dini hari, sehingga Badan Geologi memperluas radius aman sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah aktif bagian utara.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan erupsi terjadi pukul 00.49 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 400 meter di atas puncak. Abu vulkanik terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah timur laut.

Berdasarkan rekaman seismogram, erupsi memiliki amplitudo maksimum 28 milimeter dengan durasi sekitar 52 detik. Meski demikian, status aktivitas Gunung Ibu masih berada pada Level II atau Waspada.

Badan Geologi mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pengunjung untuk tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif serta area sektoral 3,5 kilometer di bagian utara. Warga juga diminta menggunakan masker dan kacamata saat terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan dan iritasi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici. Masyarakat juga diimbau memantau perkembangan aktivitas gunung api melalui aplikasi resmi Magma Indonesia.

Dikutip dari antaranews.com