Holding Industri Pertambangan (MIND ID) mencatatkan kontribusi besar bagi negara dengan menyetorkan dividen sebesar Rp12,6 triliun sepanjang 2025. Setoran tersebut berasal dari kinerja enam anggota holding, yakni PT Bukit Asam Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Timah Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan Freeport Indonesia.
Selain dividen, perusahaan dalam Grup MIND ID juga menjadi salah satu penyumbang utama penerimaan negara melalui pembayaran pajak, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara.
Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas memperkirakan perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi sekitar US$2,6 miliar atau sekitar Rp46,54 triliun kepada negara sepanjang tahun ini melalui dividen, pajak, dan royalti.
Kontribusi tersebut menunjukkan peran strategis industri pertambangan dalam mendukung penerimaan negara sekaligus memperkuat agenda hilirisasi nasional. Namun, keberlanjutan produksi, investasi, serta kepastian hukum dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing sektor pertambangan Indonesia ke depan.