Francesco Bagnaia siap bangkit setelah serangkaian balapan mengecewakan, dengan target menggeser Marco Bezzecchi di klasemen MotoGP 2025.
Kedua pebalap Ducati ini tengah bersaing ketat untuk posisi ketiga di klasemen. Saat ini, Bagnaia berada di posisi empat, hanya terpaut lima poin dari Bezzecchi. Selain itu, Pedro Acosta yang berada di peringkat lima masih memiliki peluang karena hanya berjarak 31 poin dari Bezzecchi.
Menjelang MotoGP Portugal 2025, performa Bagnaia terbilang kurang maksimal. Dari enam balapan terakhir, ia hanya meraih 12 poin, termasuk kemenangan di sprint race Malaysia, setelah mengalami retired di Grand Prix Mandalika, Phillip Island, dan Sepang. Di Sepang, Bagnaia sempat mengalami kebocoran ban padahal ia sedang kompetitif.
Bagnaia menegaskan targetnya di Portugal tetap sama: berusaha tetap di depan dan meraih posisi ketiga di klasemen.
“Itu masihlah sebuah akhir pekan yang positif, rasanya menyenangkan bisa kembali balapan dengan perasaan yang nyaman sekalipun tidak sama dengan di Jepang. Di Sepang, akan lebih penting daripada di Motegi, di sana di Jepang semuanya berjalan berbeda. Di Malaysia perasaannya memang bukan yang terbaik, tapi kami bisa merebut pole dan memenangi sprint, dan pada hari Minggu kami kompetitif. Jadi target di sini akan sama, berupaya tetap di depan, merebut posisi ketiga di klasemen,” ujar Francesco Bagnaia.
MotoGP Portugal 2025 di Sirkuit Algarve, Portimao diprediksi menjadi arena krusial bagi Bagnaia untuk mengamankan posisi podium klasemen musim ini. Dikutip dari Tribunnews.com