Sumatera Barat — Tim Pembina Samsat di wilayah Arosuka dan Pasaman kembali melaksanakan kegiatan razia gabungan dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. Kegiatan ini berlangsung di dua titik berbeda, yakni di Jalan Solok–Padang depan Polres Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, serta di Tanjung Baringin, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, tepatnya di depan Polsek Pasaman.
Di wilayah Arosuka, razia gabungan dilaksanakan pada Selasa (28/4) dengan melibatkan KUPTD Samsat Arosuka, KBO Lantas, Kanit Turjali, Kasi Penagihan dan Penerimaan Samsat Arosuka, serta dukungan dari PT Jasa Raharja. Sementara itu, di Pasaman, kegiatan serupa dilaksanakan bersama Jasa Raharja Lubuk Sikaping, Kasat Lantas Polres Pasaman beserta jajaran, serta Kasi Penagihan dan Penerimaan Samsat Pasaman beserta staf.
Kegiatan razia gabungan ini menjadi bagian dari langkah sinergis lintas instansi untuk mendorong masyarakat agar lebih tertib dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), serta kewajiban lainnya seperti SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kendaraan, memberikan teguran kepada kendaraan yang menunggak pajak, serta menyampaikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya legalitas kendaraan dan kepatuhan administrasi.
Selain penertiban PKB dan BBN-KB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi program diskon pajak kendaraan untuk angkutan barang dan angkutan penumpang umum, Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, serta penggunaan aplikasi SIGNAL sebagai layanan pembayaran pajak kendaraan secara digital yang lebih mudah, cepat, dan praktis.
Tidak hanya itu, petugas juga memberikan sosialisasi keselamatan lalu lintas dan razia patuh kepada para pengendara agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan guna menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa razia gabungan yang dilakukan secara serentak di beberapa daerah menjadi langkah nyata dalam membangun budaya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas.
“Razia gabungan ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap PKB, BBN-KB, dan SWDKLLJ. Ketika masyarakat tertib administrasi, maka perlindungan dasar bagi pengguna jalan juga dapat berjalan secara optimal,” ujar Teguh.
Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi pelayanan melalui aplikasi SIGNAL harus terus didorong agar masyarakat semakin mudah dalam memenuhi kewajibannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi SIGNAL sebagai solusi pembayaran pajak kendaraan yang cepat, aman, dan praktis. Dengan kemudahan ini, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat dan keselamatan transportasi di daerah dapat terus terjaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan razia gabungan serentak ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Sumatera Barat.