Pemerintah Dorong Ukir Jepara Mendunia Lewat Pengakuan Global

Pemerintah Dorong Ukir Jepara Mendunia Lewat Pengakuan Global

Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai seni ukir Jepara memiliki potensi besar untuk diakui sebagai warisan budaya dunia karena nilai sejarah dan kekayaan tradisinya yang panjang.

Hal tersebut disampaikan usai peresmian pameran “Tatah: Seni Ukir Jepara 2026” di Museum Nasional Indonesia. Ia menyebut seni ukir Jepara merupakan bagian penting dari ekspresi budaya Indonesia yang terus berkembang lintas zaman.

Menurutnya, tradisi ukir Jepara telah berkembang sejak abad ke-15 hingga ke-16 dan tidak hanya memiliki nilai material, tetapi juga mengandung makna spiritual yang kuat dalam setiap proses kreatifnya.

Fadli menjelaskan bahwa kekuatan seni ukir Jepara terletak pada proses pewarisan yang berlangsung secara turun-temurun, sehingga menjadikannya bagian dari warisan budaya takbenda yang memperkaya identitas bangsa.

Pemerintah sebelumnya juga telah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara atas pengakuan seni ukir sebagai warisan budaya berbasis teknologi tradisional.

Dengan potensi tersebut, pemerintah mendorong agar seni ukir Jepara dapat terus dikembangkan dan memperoleh pengakuan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan seni ukir sebagai identitas daerah sekaligus kebanggaan bangsa.

Ia berharap melalui berbagai kegiatan seperti pameran, masyarakat semakin memahami bahwa Jepara tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga membangun peradaban melalui tradisi budaya yang kuat.

Dikutip dari RRI.co.id